Warn! if you are not interested with my personal life or what i’ve just been passed, Do not continue to read this, I just don’t want you bored hehe.. peace! n_n
sebenernya aku cuma pingin curhat aja, berbagi kejadian yang baru saja aku alami tadi. Mungkin kalian bakal bingung bacanya.. tapi aq coba buat cerita ini dengan simpel dan smoga bisa dimengerti (maklum lagi belajar nulis hehe), smoga ada manfaatnya (amin)
Baru saja tadi sobat saya curhat ttg org yg dia sayang.. Dia cerita tentang kelelahannya menghadapi semua kejadian yg pernah dialaminya.. . Jenuh, bimbang, dan sesak. ingin mengerti arti menyayangi, dan berusaha menjaga orang yang disayangi dengan smua keadaan yg ada. Dia juga cerita kalo dia nggak pingin apa yg dia rasain dengan orang yg dia sayang sekarang berakhir sia-sia. Karena menurutnya ia sangat berharga. Tapi di lain sisi, dia juga lelah.. dan gak pingin orang yg dia sayang tersakiti.. (terus apa nyambungnya dengan judul postingan ini?). Oke.. nyambungnya itu karena, apa yg dia ceritain ke aku bisa jadi jawaban dari pertanyaan yg selama ini ada terus di pikiran. Aku juga gak tau kenapa, tapi tiba-tiba aja aku ngerasa ‘oh Dia menjawab pertanyaan ku.. Dia menjawab doa ku.. ‘. Jadi sebenernya aku juga punya beberapa pertanyaan mengenai orang yg aku sayang.. dan aku selalu meminta penjelasan pada Nya.. meminta petunjuk Nya dan bimbingan Nya. karena aku nggk bisa ngomong langsung ke orangnya.. karena kau tau situasinya masih belum memungkinkan. Nah apa yg sahabat aku ceritain ini sepertinya memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi, sungguh aku merasa seperti Dia berbicara secara tidak langsung pada ku. Meskipun belum semua pertanyaan terjawab, dan belum semua solusi mendapat pencerahan.. tapi at least udah ada titik terang dari semua kebingungan atas pertanyaan-pertanyaan yg terus menyelimuti ku tiap hari..
Sesaat aku terdiam mendengarkan dengan seksama apa yg sahabat saya utarakan, aku benar2 menyimaknya, mendengarkan setiap kata yang dia ucapkan, dan mengingat-ngingat apa yg akan dia lakukan. Karena sepertinya itu adalah hikmah yang harus aku tangkap dari ceritanya. Sahabat aku ini berkata, dia ingin menjaga diri, menjaga orang yg dia sayang dengan cara yang berbeda. dia ingin menyayanginya karena Nya, dan ia juga nggak inigin dia merasakan apa yg dia rasakan sekarang. dia tak ingin orang yang dia sayangi itu merasakan kebosanan yang menyiksa, yang bisa menyebabkan orang yang dia sayangi itu tersakiti. Dia benar-benar ingin mengetahui bagai mana cara menyayangi yang sewajarnya, yang sepantasnya, yang sesuai dengan kodratnya.
mungkin ini itu adalah sebagian potongan jawaban dari semua pertanyaan-pertanyaan ku pada Nya tentang orang yang ku sayang.. aku percaya Dia menyayangiku, Dia berusaha berbicara padaku. hanya saja aku terlalu sibuk dengan dunia hingga tak sanggup mendengar jawaban yang mungkin sebenernya sudah Dia utarkan berkali-kali.. he he he The power of belief is real!
Every day i pray in the heat of the day and in the frozen night,,wish My Lords show me the way, show me all the answers that i asked, and let me hear loudly and make me see clearly so that all those things make me become the grateful man.
so.. guys. aku yakin beberapa dari kalian pernah ngalamin hal kaya gini.. ngalamin suatu kejadian di mana sepertinya kejadian yg kalian alami itu merupakan jawaban dari doa yang kalian utarakan pada Nya. Atau bagi yang belum pernah, kalian hanya butuh untuk percaya, bahwa Dia berusaha berbicara pada kita, dan dengarkan lah lebih dekat, maka aku yakin kalian akan menemukan jawaban Nya.
“Jika kau berusaha mendekatinya dengan berjalan, maka Dia akan mendatangimu dengan berlari!”. (bener kan?
).
Ketika kita melihat orang yg tertabrak Dia berbicara pada kita untuk berhati-hati. ketika kita melihat keteraturan angkasa raya, Dia berbicara tentang penciptaan, bahwa smuanya tidaklah terjadi begitu saja.. semua keteraturan itu benar2 diciptakan oleh Nya. jadi dengarkanlah smuanya lebih dekat.. bersihkan hati dan kita akan temukan banyak peristiwa dimana Dia berusaha untuk berbicara pada kita dengan cara Nya yang tak terdug-duga
oh ya,, maaf kalo kata2nya jlimet dan agak bingung.. ada beberapa yg membingungkan mungkin.
“dia” di postingan di atas berarti sahabat saya / orang yg sahabat saya sayangi.
dan “dia“adalah orang yang aku sayangi di sana.. dan orang yang ingin aku sayangi dalam bentuk yg berbeda. seseorang berkata.. “cinta tak harus dalam bentuk bunga.. ketika kamu merasakan kehampaan karena tak lagi merasakan apa yg kau harapkan pada orang yg aku sayang.. mungkin cinta itu berubah dalam bentuk lain yang lebih indah.. tidak lagi dalam bentuk bunga…”
btw smoga ini memberikan hikmah bagi para pembacanya (kaya ada yg baca aja hehe..). btw this is my first post withot any picture inserted hehe.. hopu you find your answere




well.. i enjoy your story ..but i think i dont have yet get d’point from your story ^^;;
mhh thanks for the suggestion.. i still learn to write anything clearly
i try to fix it and give the summarize hehe.. salam kenal
^__^ budy…budy…